SMKS NU 5 Babat Gandeng PT. Indo Bismar Perkuat Kurikulum Perbankan Syariah Berbasis Digital

Babat, Lamongan — SMKS NU 5 Babat kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Penyelarasan Kurikulum bersama PT. Indo Bismar Surabaya dalam skema SMK Pusat Keunggulan (PK) Pembelajaran Mendalam Tahun 2025, yang dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025 di aula SMKS NU 5 Babat

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari PT. Indo Bismar Surabaya, yaitu Atdayyan, S.P. dan Rudea Fandi Pradana, S.Pd., dengan diikuti oleh tim guru produktif dan panitia internal sekolah. Workshop berlangsung selama 4,5 jam dan membahas kesesuaian kurikulum sekolah dengan kebutuhan nyata industri perbankan syariah berbasis digital.

Dalam pemaparannya, Atdayyan menekankan bahwa dunia perbankan modern saat ini menuntut lulusan yang menguasai keterampilan digital dan analisis data, selain pemahaman produk keuangan syariah dan fintech. Ia juga menyampaikan masih adanya kesenjangan kompetensi (skill gap) pada lulusan, khususnya dalam penguasaan aplikasi perbankan dan pemecahan masalah teknis.

Sementara itu, Rudea Fandi Pradana menggarisbawahi pentingnya penerapan Project Based Learning (PBL) dan studi kasus industri nyata agar siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menyelesaikan masalah seperti di dunia kerja. Ia juga mendorong kehadiran Guru Tamu dari industri untuk menjadi mentor langsung proyek siswa, dengan alokasi minimal 50 jam pelajaran per semester.

Melalui diskusi dan workshop perumusan, sekolah dan pihak industri menyepakati sejumlah langkah strategis, termasuk revisi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dengan penambahan minimal 30% materi berbasis teknologi dan analisis data. Selain itu, PT. Indo Bismar akan berperan aktif dalam penyusunan standar evaluasi melalui skema Joint Assessment, di mana 40% bobot penilaian mata pelajaran produktif disesuaikan dengan standar industri.

Hasil utama dari kegiatan ini adalah ditetapkannya 10 unit kompetensi kunci yang akan diintegrasikan ke dalam kurikulum, meliputi data analytics dasar, operasional aplikasi perbankan syariah, troubleshooting teknis, hingga literasi fintech syariah. Kerja sama ini juga akan diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung legal kolaborasi jangka panjang antara SMKS NU 5 Babat dan PT. Indo Bismar Surabaya.

Kepala SMKS NU 5 Babat, Moh. Zaenal Arifin, S.Pd.I., M.Pd., menyatakan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan kurikulum yang adaptif terhadap era industri 4.0. Dengan integrasi digital skill dan model pembelajaran berbasis proyek, lulusan Program Keahlian Layanan Perbankan Syariah diharapkan memiliki daya saing tinggi dan siap terjun ke dunia kerja profesional.

Melalui sinergi sekolah dan industri ini, SMKS NU 5 Babat semakin memantapkan posisinya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan nyata Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Kabar Sekolah Lainnya

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman