Babat, Lamongan — Dalam upaya memastikan lulusan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, SMKS NU 5 Babat menggelar kegiatan Analisis Kesesuaian Jabatan dan Persyaratan Kerja untuk Konsentrasi Keahlian Layanan Perbankan Syariah, sebagai bagian dari Program SMK Pusat Keunggulan (PK) Skema Pembelajaran Mendalam Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025 di aula SMKS NU 5 Babat.
Workshop ini menghadirkan narasumber dari dunia industri dan melibatkan tim guru produktif serta pengembang kurikulum sekolah. Fokus utama kegiatan adalah memetakan jabatan-jabatan entry level yang menjadi sasaran lulusan SMK sekaligus mencocokkannya dengan kebutuhan kompetensi di industri perbankan syariah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta membedah berbagai job description untuk posisi seperti Customer Service Syariah, Teller Syariah, dan Staf Administrasi Pembiayaan. Dari proses ini dilakukan analisis kesenjangan (gap analysis) antara kompetensi lulusan saat ini dengan standar yang dibutuhkan dunia kerja, baik dari sisi hard skill, soft skill, maupun etika kerja berbasis nilai-nilai syariah.

Selain itu, peserta juga mempelajari format Curriculum Vitae (CV) yang sesuai standar industri serta arah sertifikasi kompetensi yang relevan agar lulusan memiliki pengakuan profesional. Seluruh hasil diskusi kemudian dirumuskan dalam bentuk matriks persyaratan kompetensi untuk setiap jabatan target.
Meski menghadapi tantangan seperti perbedaan istilah jabatan antar lembaga keuangan syariah dan dinamika cepat sektor fintech, kegiatan ini berhasil menghasilkan tiga jabatan kunci entry-level yang akan menjadi fokus utama penyerapan lulusan.
Hasil analisis jabatan ini menjadi dasar penting dalam finalisasi revisi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), sekaligus pijakan penyusunan modul ajar dan sistem evaluasi bersama dengan industri. Sekolah juga akan menyiapkan program penguatan soft skill, seperti simulasi wawancara kerja, pelayanan prima, dan etika kerja syariah.

Kepala SMKS NU 5 Babat, Moh. Zaenal Arifin, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa pemetaan jabatan ini memperkuat posisi sekolah sebagai SMK Pusat Keunggulan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan nyata dunia usaha dan dunia industri. Dengan arah kompetensi yang jelas, lulusan diharapkan memiliki daya saing tinggi dan peluang kerja lebih luas di sektor perbankan syariah dan keuangan digital.






